• Kasus :

Ketika seorang laki-laki yang dikhianati oleh kekasih nya, muncul lah rasa benci terhadap wanita , di situlah dia tak ingin mempunyai teman wanita. Mulai lah dia mengenali dunia malam , seperti : club, alcoholic ( pecandu minuman keras) . perasaan nya tidak tentu dan tida peka terhadap orang sekitar , merasa risih ketika harus berkumpul dengan wanita . karena terlalu intens berhubungan dengan laki- laki , akhir nya dia merasa bahwa teman laki-laki nya itu mengerti perasaan nya dan ada disaat dia di jauhin oleh orang lain di sekitarnya.

  • Teori:

Kasus di masukan kedalam teori erikson , dalam tahap perkembangan erikson yaitu “Identitas vs Kekacauan Identitas”

Penjelesan nya bahwa , Dorongan membentuk dan memperlihatkan identitas diri ini, pada saat perasaan kita yang sedang kacau sangat ekstrim dan berlebihan, sehingga kita tidak jarang dipandang oleh lingkungannya sebagai penyimpangan atau kenakalan. Dorongan pembentukan identitas diri yang kuat di satu pihak, sering diimbangi oleh rasa setia kawan dan toleransi yang besar terhadap kelompok sebayanya. Di antara kelompok sebaya mereka mengadakan pembagian peran, dan seringkali mereka sangat patuh terhadap peran yang diberikan kepada masing-masing anggota.